Harga Panel Beton dari Pagar Escon adalah yang Terbaik

Jual Pagar Beton Precast K300 : Escon

Kami menyediakan produk-produk beton serta jasa pemasangannya,
silahkan anda menghubungi staff kami untuk membantu anda di :

Jakarta (Head Office)
Jl. Raya Jelupang No. 99
(Belakang BSD Plaza),
Samping Pintu 2 Binus
Schools Intl.) Serpong
Tangerang Selatan
T : (021) 5376 830,
     0851 0026 2690
F : (021) 5387 386
Semarang
Jl. Raya Mororejo
(Sebelum pt. Kayu Lapis,
Indonesia) Kaliwungu Kendal
Semarang
T : (024)7029 2930,
     0811 280 539,
     0888 2573 375,
     0853 2595 999,
     0878 3383 9000,
     0857 4067 1967
F : (024) 7606267
Surabaya
Dsn. Tarukan, Ds. Tumapel,
Kec. Delanggu, Kab. Mojokerto,
Jawa Timur 61371
T : (0321) 512 252,
     0888 0563 3168,
     0813 2666 3388
F : (0321) 512 252
Bali
Ds. Peguyangan Kangin,
Banjar Peninjoan
Jl. Pertulaka No.28X
Denpasar Utara, Bali
T : (0361) 463 961
F : (0361) 463 961
 E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pilih Pagar Beton K225, K250 atau K300 ? Cara Tes Kekuatan Beton.

pagar betonAda banyak produk yang dihasilkan dari pengecoran beton, salah satunya adalah Pagar Beton. Tetapi tahukah anda bahwa walaupun ada banyak ragam pilihan pagar beton, ternyata masing-masing merk mempunyai mutu kekuatan beton yang berbeda satu dengan yang lain? Mungkin anda pernah mendengar istilah kualitas pagar beton K225 atau kualitas pagar beton K300 dan seterusnya, tapi anda pada akhirnya memutuskan melihat dari sisi harga yang lebih ekonomis tanpa mengetahui perbedaan kualitas produk yang anda beli? Mungkin sebelum akhirnya memutuskan pilihan anda ada baiknya anda membaca informasi dibawah ini.

Sekilas yang perlu anda tahu tentang mutu beton :

Untuk pembangunan gedung dan bangunan infrastruktur kadang diperlukan beton dengan spesifikasi yang ditentukan oleh konsultan perencana struktur, misal mutu beton fc'=30 Mpa. Sedangkan sering kita lihat spesifikasi dalam pricelist supplier beton readymix mutu beton ditulis dengan awalan "K" misalnya mutu beton K-225, K-250, K-300, dll. Yang dimaksud K-225, K-250, K-300 adalah mutu / kuat tekan beton yang berumur 28 hari. Huruf K menunjukkan jenis benda uji yang dipakai yaitu kubus, dan angka di belakangnya menunjukkan kuat tekan beton dalam satuan kg/cm2. Contoh : Suatu produk dibuat dengan standar Readymix K-300 maka artinya adalah produk yang dihasilkan harus memiliki kuat tekan karakteristik beton 300 kg/cm2 dengan benda uji kubus ukuran 15x15x15 cm. Jadi artinya semakin tinggi ukuran mutu beton maka kekuatannya semakin baik.

Apa yang mempengaruhi mutu beton?
Mutu material beton sangat dipengaruhi oleh komposisi campuran dari material serta kualitas dari masing-masing material pembentuk beton tersebut. Jika semua bahan/material pembentuk beton merupakan material dengan kualitas dan komposisi yang terbaik maka selanjutnya yang mempengaruhi kuat tekan beton adalah kadar airnya.

 

Beton dengan kadar air yang rendah akan menghasilkan mutu beton yang lebih tinggi namun akan sulit dalam proses pengecorannya rendah), sedangkan beton dengan kadar air yang tinggi akan menghasilkan beton dengan mutu yang lebih rendah, tetapi lebih mudah dalam proses pengecorannya

 

Tetapi saat ini dengan menggunakan admixture beton maka bisa didapat beton dengan kadar air yang rendah tetapi tetap mudah dalam proses pengecorannya.

Bagaimana kita mengetahui mutu beton yang terpasang pada elemen struktur bangunan?
Ketika kita akan melakukan pengecoran kita mengambil benda uji dari beton readymix yang datang. Benda uji ini yang nantinya akan diuji kuat tekannya di laboratorium. Jika hasil crushing test memenuhi syarat maka beton yang terpasang juga diasumsikan memenuhi syarat dan tidak ada masalah.

 

tes kuat tekanan betontools

 

Bagaimana jika ternyata mutu beton yang terpasang lebih rendah dari mutu yang diinginkan? Jika ternyata hasil uji test tekan (crushing test) benda uji menghasilkan mutu beton yang lebih rendah dari yang dipersyaratkan. Kita bisa melakukan test lagi dengan beton yang sudah jadi, yaitu dengan melakukan hammer test. Kita melakukan hammer test secara acak untuk setiap elemen struktur bangunan yang sudah jadi.

 

 

Jika hasilnya ternyata masih meragukan, maka selanjutnya kita melakukan core drill yaitu mengambil sample beton langsung pada beberapa titik elemen struktur bangunan, kemudian dilakukan test tekan lagi. Jika ternyata hasil hammer test dan core drill memenuhi syarat maka mutu beton seharusnya sudah oke dan tidak ada masalah.

 

Untuk mengukur kualitas beton terutama produk pagar anda harus melakukannya pada bagian tiang untuk mendapatkan hasil yang akurat karena untuk daun panel pagar, tidak bisa dilakukan dari sisi depan dan belakang panel karena ketebalannya lebih tipis. Jika anda harus melakukan pengukuran maka lakukan dari sisi dari sisi samping sehingga kanan dan kiri untuk mendapatkan hasil pengujian yang lebih akurat.

Property Amat Menguntungkan sebagai Sarana Investasi

investasiInvestasi property sangat menguntungkan Investasi di bidang property menjadi pilihan investasi yang lebih menguntungkan dan aman jika dibandingkan dengan jenis investasi lain. Nilai property konon bahkan selalu naik melebihi laju inflasi dan bunga perbankan.

Berinvestasi di property, terutama tanah, tidak memerlukan effort tambahan untuk meningkatkan nilai jualnya. Hanya biarkan saja dan waktu akan menaikkan harganya.

 

Contohnya seorang saudara saya membeli tanah seluas lebih kurang 2000 m2 di area Tebet, Jakarta Selatan, seharga 13 Juta rupiah permeter pada awal tahun 2012. Dia tidak melakukan apapun terhadap tanah tersebut selain memagari tanah sekeliling dan mensertifikatkan tanahnya, kaena ia membeli tanah tersebut masih belum sertifikat. Mensertifikatkan tanah hanya memakan waktu empat bulan saja dengan biaya yang tidak signifikan dibandingkan dengan harga tanah tersebut.

 

Sekarang ini pertengahan 2013, tanah tersebut sudah ditawar orang seharga 24 Juta Rupiah permeter. Bayangkan keuntungan yang diperolehnya jika ia bersedia menjual sekarang. Tapi ia memutuskan untuk tidak menjualnya, masih memakai prinsip emas di dunia property, “buy and wait” alih-alih “wait to buy”.

 

Memang tidak selamanya kita mendapatkan property dengan tipe seperti yang diperoleh saudara saya di atas, kalaupun kita salah beli maka sifat pemaaf dari property akan memaafkan kita. Karena salah belipun masih memungkinkan untuk meraih keuntungan, sejelek-jeleknya balik modal.

 

Selama diinvestasikanpun tanah tersebut masih bisa dikaryakan dengan cara disewakan untuk jangka waktu teretentu sebelum dimanfaatkan. Misalnya rencana akan dijual dua tahun lagi maka selama kita menunggu jangka waktu dalam rencana, property tersebut bisa disewakan. Dengan demikian property tersebut bisa menghasilkan arus kas positif, sekurangnya property tersebut sanggup membiayai dirinya sendiri untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

 

Sedangkan berinvestasi pada property dalam bentuk rumah, apartemen atau ruko bisa menghasilkan income yang lebih besar jika dibandingkan dengan investasi dalam bentuk tanah. Rumah bisa disewakan sehingga tidak perlu khawatir terhadap biaya yang dikeluarkan untuk merawatnya.

 

Dengan rate sewa di Indonesia berkisar antara 3 sampai 10 persen, maka hasil sewanya cukup untuk biaya perawatan dan pajak-pajaknya. Seorang rekan membeli sebuah apartemen bujet dengan harga 350 Juta Rupiah di kawasan Jakarta Selatan, sekarang ini disewakan dengan harga sewa dua juta lima ratus ribu rupiah perbulan sehingga ia mendapatkan sewa 30 Juta rupiah per-tahun. Dengan penghasilan sewa tersebut, bisa dikatakan hasil sewa cukup bagus karena mendekati 10 persen. Dan jika dijual apartemennya sudah mencapai harga 500 Juta Rupiah saat ini. Sungguh menggiurkan hasil yang didapatkan teman saya itu dengan memiliki property.

 

Memang tidak semua apartemen yang menghasilkan nilai sewa seperti perhitungan di atas, diperlukan analisa terhadap suply dan demand dan pangsa pasar di sekitar lokasi jika kita memutuskan berinvestasi di apartemen. Karena apartemen umumnya digunakan sebagai tempat tinggal kedua di tengah kota untuk kemudahan mobilitas ke tempat beraktifitas.

(Sumber : http://asriman.com/property-amat-menguntungkan-sebagai-sarana-investasi/)

PENGETESAN BETON ( SLUMP TEST )

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kadar air beton/ kelecakan beton yang berhubungan dengan mutu beton. Dalam proyek ’tempat penulis kerja praktek’, nilai slump yang dipakai yaitu 12 ± 2 cm untuk struktur atas dan 16-18 ± 2 cm untuk struktur bawah dengan penambahan integral waterproofing. Pengujian dilakukan dengan menggunakan kerucut abrams. Cara pengujiannya adalah sebagai berikut.

a) Peralatan uji slump yaitu kerucut abrams disiapkan dengan  ukuran diameter atas 10 cm dan diameter
    bawah 20 cm, serta tinggi 30 cm. Tongkat baja dengan panjang 60 cm dan diameter 16 mm.

b) Kerucut abrams diletakkan pada bidang rata dan datar namun tidak menyerap air, biasanya menggunakan
    alas berupa tripleks.

c) Kemudian adukan beton dimasukkan dalam tiga lapis yang kira-kira sama tebalnya, dan setiap lapis     ditusuk 25-30 kali dengan menggunakan tongkat baja supaya adukan yang masuk dalam kerucut
    lebih padat.

d) Adukan yang jatuh disekitar kerucut dibersihkan, lalu permukaannya diratakan dan kerucut ditarik
    vertikal dengan hati-hati.

e) Kerucut abrams dibuka dan penurunan puncak kerucut diukur terhadap tinggi semula.

f)  Hasil pengukuran inilah yang disebut nilai slump dan merupakan nilai kekentalan dari adukan beton
    tersebut.

g)  Adukan beton dengan hasil slump yang tidak memenuhi syarat tidak boleh digunakan.

Mutu Beton Slump Test (cm)
Tanpa Integral Waterproofing Dengan Integral Waterproofing
K- 350 12 ± 2 16 s/d 18 ± 2
K- 400 12 ± 2 16 s/d 18 ± 2

Tabel 1.1 Hasil Pengujian Slump Test

tes slump beton

Gambar 1.2 Slump Test

1)     Tes Uji Kuat Tekan ( Compression Test / Crushing Test )

Tes uji kuat tekan bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton karakteristik ( kuat tekan maksimum yang dapat diterima oleh beton sampai beton mengalami kehancuran ), serta dapat menentukan waktu untuk pembongkaran bekisting balok dan pelat lantai.

Cara pengujian :

a)      Silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dipersiapkan.

b)      Cetakan silinder diletakkan pada pelat atas baja yang telah dibersihkan dan sisi dalamnya diolesi minyak pelumas seperlunya untuk mempermudah pelepasan beton dari cetakannya.

c)      Adukan beton yang dipakai pada pengujian slump test dimasukkan ke dalam cetakan yang dibagi dalam tiga lapisan yang sama.

sample tes beton

Gambar 1.3 Adukan Beton dari Slump Test digunakan untuk Pengujian Kuat Tekan Beton

d)      Adukan beton ditusuk- tusuk sebanyak 10 kali tiap lapisan.

e)      Bagian atasnya diratakan dan diberi kode tanggal pembuatan.

tanda benda uji beton

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.4 Tata Cara Penandaan Benda Uji

f)      Didiamkan selama 24 jam dan direndam dalam air (curing) selama waktu tertentu, kemudian diserahkan ke laboratorium untuk dilakukan pengetesan beton pada usia 4, 14, dan 28 hari.

g)      Tes uji beton dilakukan dengan mesin uji tekanyang dilakukan di batching plant.

h)      Ambil benda uji dari bak perendam yang direndam selama 4, 14, dan 28 hari, bersihkan dengan kain untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

i)     Menimbang berat benda uji dan menghitung luas permukaannya.

j)      Benda uji diletakkan pada mesin tekan secara sentris.

k)       Mesin tekan dioperasikan dengan penambahan beban yang konstan berkisar antara 2 sampai 4 kg/cm2 per detik.

l)      Pembebanan dilakukan sampai benda uji menjadi hancur kemudian mencatat beban maksimum yang terjadi selama pemeriksaan benda uji.

Mutu Beton
Umur Tes
Nilai Kuat Tekan rata-rata (Kg/cm²)

Persentase Kekuatan Beton (%)

K- 400
28 Hari
501,88
125
K- 350
28 Hari
406,14
116

Tabel 1.5 Hasil Pengujian Kuat Tekan Beton

Untuk mencari kuat tekan beton dari hasil pengujian, digunakan rumus:

rumus

kuat tekan beton = ((Bacaan Pd Dial x101,97) / (Luas penampang tekan)) : 0,83

Keterangan : 1KN = 101,97 kg

Angka Konversi Silinder =  0,83

Dari tabel 6.2 dapat disimpulkan bahwa beton yang diproduksi memenuhi spesifikasi yang telah disyaratkan Peraturan Beton Indonesia ( SNI.2 – 1971 ), bahwa pada umur beton 28 hari, maka persentase kekuatan beton mencapai 100%.

Gambar 1.6 Pengujian Kuat Tekan Beton

Pemilihan mutu beton seperti dalam spesifikasi bahan dimaksudkan agar tidak mengalami pemborosan biaya serta aman untuk digunakan. Mutu beton  ini juga harus disesuaikan dengan yang diinginkan pemilik yaitu yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat teknis.

Mutu beton K-400 dapat digunakan untuk konstruksi yang vertikal pada basement dan lantai dasar yaitu kolom, retaining wall, core wall, dan shear wall. Untuk mutu beton K-350 digunakan untuk pelat lantai basement, tie beam, pile cap, serta pada struktur lantai 1 sampai atas (balok, pelat lantai, kolom, tangga, core wall, dan shear wall)

(sumber : http://www.ilmusipil.com/tes-beton)

Lindungi Investasi Anda

Beberapa tahun belakangan ini kita bisa melihat bahwa investasi pada sektor agraria dan properti terus meningkat seiring dengan bertambah sempitnya lahan yang tersedia baik itu tanah kosonguntuk sektor industri, perumahan maupun bisnis.

Sulitnya mencari lahan tanah untuk dijadikan sebagai satu lahan investasi membuat semakin sulitnya mendapatkan tanah yang tidak bermasalah baik itu secara administrasi agraria yang menyangkut keabsahan sertifikat tanah, reaksi lingkungan tinggal disekitar lahan tanah yang kita investasikan dan lain-lain.

Bahkan tidak jarang kita temukan pula sertifikat tanah asli yang ternyata ada lebih dari satu untuk sebidang tanah yang diinvestasikan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi tentunya kita harus jeli dan teliti pada saat membeli area tanah yang akan kita jadikan sebagai lahan investasi kita.

Berhasil membeli dengan berbekal dokumen sertifikat asli kepemilikan pun tidaklah cukup untuk menjaga lahan investasi anda. Karena kita juga banyak melihat banyak contoh kasus yang terjadi menyangkut masalah sengketa tanah maupun penggusuran paksa yang terpaksa dilakukan oleh pemilik lahan investasi yang telah menanamkan modal yang cukup besar dalam menanamkan modalnya pada lahan tanah yang dimiliki. Biaya yang diperlukan pun tidaklah sedikit untuk menyelesaikan banyak permasalahan yang timbul dikemudian hari pada saat pemilik lahan akan memulai memanfaatkan / menuai hasil investasinya.

Oleh sebab itulah anda bisa melakukan pencegahan yang bisa terjadi yang bisa mengurangi nilai investasi anda dengan cara memberikan perlindungan dengan memasang batas pengaman disekeliling lahan investasi anda. Batas pengaman ini bisa berbentuk salah satunya dengan cara memasang Pagar Beton untuk memberikan tanda yang jelas terhadap batas wilayah tanah yang anda miliki. Karena setidaknya anda akan merasa lebih aman dalam mengurangi terjadinya resiko berkurangnya nilai atau bahkan kehilangan investasi berharga anda.

pagar beton precast